Category Archives: Destinasi Kuliner

“Food Tuck ” Beraneka Ragam Kuliner

konsep kuliner berjualan menggunakan minibus, truk, atau mobil ini hadir dan siap menyapa di acara Food Truck. Para penikmat kuliner dengan konsep food truck di Jakarta bisa mengikuti acara ” food truck”, Acara Food Truck Narsis telah dimulai sejak 6 November 2015 di Parkir Timur Grand ITC Permata Hijau Jakarta dan berlangsung hingga 15 November 2015.

Para penikmat kuliner dapat menemukan 13 aneka food truck yang menjual kuliner Indonesia maupun asing yang turut berpartipasi di acara Food Truck Narsis ini. temapatnya tepat di area parkir suatu arena hiburan. Kenapa food truck? Kan sedang hits ya. Kita mau menyajikan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya.

Dalam pameran kuliner “Food Truck Narsis” terparkir 13 unit food truck dari mobil truk, Volkswagen, hingga minibus yang telah dimodifikasi. Rina mengatakan dalam acara ini pihaknya bekerj asama dengan komunitas-komunitas food truck untuk mengisi acara kuliner tersebut. Rata-rata dari Jakarta. Ke depannya sih kita menerima konsep kreatif lain. Mungkin bisa di dalam nanti.

Pada gelaran festival kuliner ini, tersedia beragam kuliner-kuliner mulai dari makanan ringan hingga makanan yang mengenyangkan perut. Targetnya anak muda, karyawan, dan keluarga muda. Mereka suka hal-hal baru ya misalnya food truck. Stan-stan kuliner di acara Food Truck Narsis 2015 dapat ditemui mulai dari pukul 11.00-21.00 WIB. Ada pula tantangan berfoto narsis. Sesuai dengan konsep acara, pencinta kuliner ditantang untuk berfoto narsis di food truck dan diunggah melalui Instagram atau sosial media.

Nikmatnya Sate Kambing Empuk Tegal Dengan Bumbu Kecap Di RM H. Sadjim

Penyuka makanan olahan daging kambing harus mampir ke salah satu rumah makan legendaris di Tegal ini. Rumah makan yang diberi nama RM H. Sadjim ini terkenal dengan racikan sate kambing khas tegal dengan sop kambing yang nikmat dan hangat sejak 1973.

Sesungguhnya nama rumah makan ini sudahlah tidak asing bagi para pencinta sate kambing yang berasal dari Jakarta. Sejak 43 tahun lalu, H. Sadjim telah berjualan sate kambing di Jalan Tondano, Bendungan Hilir. Terhitung dari 2003, H. Sadjim membuka rumah makan yang bertepatan pas di tempat pertama dirinya berjualan dengan gerobak dulu.

Lokasi rumah makan ini terletak di perempatan jalan sehingga selalu ramai dengan suara kendaraan. Ruangannya cukup luas dengan meja kayu beserta bangku plastik sehingga terlihat cukup sederhana untuk tempat bersantap.
Nikmatnya Sate Kambing Empuk Tegal Dengan Bumbu Kecap Di RM H. Sadjim
Selain sate, H. Sadjim juga menjual olahan daging kambing lainya seeprti gule, tongseng dan sop. Untuk anda yang mencari hidangan lainnya, H. Sadjim juga menyediakan sop kepala sapi, tongseng ayam serta ayam bakar.

Sate kambing yang disajikan di H. Sadjim ini sebelum dibakar ternyata telah dibalut dengan bumbu kacang terlebih dahulu. “Bumbu kacang ini dibuat dari kacang tanah yang telah dihaluskan dan ditambah dengan kecap supaya sate yang akan dibuat itu memiliki rasa yang gurih,” kata H. Sadjim. Agar lebih terasa, H. Sadjim mengaku bahwa dirinya juga membalut daging kambing dalam parutan nanas sebelum di buat menjadi tusuk sate.

Seporsi sate kambing terdiri dari 10 tusuk sate. Dalam tiap tusuknya terdapat potongan daging dan gajih yang disusun secara berselingan. Untuk pembeli yang hanya ingin menyantap daging kambing saja dapat memesan sate kambing polos yang mana lebih mahal yaitu Rp 42.000

H. Sadjim sendiri mengaku bahwa dalam 1 hari dirinya bisa menghabiskan 3 ekor kambing yang dimana semua kambing tersebut didapatnya dari Jawa Tengah. “1 hari kami bisa menghabiskan 3 ekor kambing dan semua kambing itu didapatkan dan dikirim dari peternak kambing di kampung yang berada di Jawa Tengah. Kambing yang saya pilih juga adalah kambing muda yang masih berusia 7 bulan agar daging nya empuk,” kata H. Sadjim.

Di Banyuwangi Terdapat Jagung Manis Yang Dapat Dimakan Mentah Dan Tanam

Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terdapat jagung manis yang dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak. Jagung tersebut ditanam langsung oleh PT Perkebunan Kalibendo Banyuwangi sejak 7 bulan yang lalu.

Direktur PT Perkebunan Kalibendo, Chandra Sasmita Cahya menjelaskan bahwa jagung ini hanya memiliki kadar tepung yang sangat sedikit yaitu 2 persen dan sisanya adalah air dan gula. “Kadar tepung yang sedikit ini lah yang membuat jagung ini sangat manis dan dapat langsung dimakan walaupun belum dimasak,” kata Chandra.

Benih jagung jenis ini adalah dikenal dengan American Fruit Con yang diimpor dari Amerika. Jagung tersebut telah melewati penelitian selama 10 tahun supaya dapat ditanam di Banyuwangi. Candra menjelaskan bahwa jagung tersebut memiliki habitat di daerah yang dengan ketinggian minimal 1000 meter diatas permukaan laut sehingga secara normal jagung ini tidak akan bisa tumbuh di Banyuwangi yang hanya memiliki ketinggian 900 meter.
Di Banyuwangi Terdapat Jagung Manis Yang Dapat Dimakan Mentah Dan Tanam
Setelah melalui penelitian, jagung American Fruit Corn ini dapat tumbuh di Banyuwangi dengan berbagai persyaratan seperti pengawasan khusus pada pupuk dan jarak antar tanaman serta pengairan. Saat ini, jagung tersebut telah ditanam diatas lahan dengan total luas 4 hektar.

“Jika permintaannya bagus maka kami akan menambah luasan dari tanaman jagung ini akan tetapi saat ini prospeknya sangat bagus karena banyak permintaan dari luar Banyuwangi terutama dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya,” kata Candra.

Untuk ukuran premium, jagung yang dipilih memiliki berat lebih dari 300 gram. Dalam 1 hektar, jagung yang dihasilkan mencapai 4.000 tongkol jagung dikarenakan satu pohon jagung hanya dapat menghasilkan satu tongkol jagung. Jagung American Fruit Corn ini dijual dengan Rp 10.000 per tongkol.

Untuk masa tanam sendiri, jagung ini sudah dapat dipanen dalam waktu 70 hari. Menurut Candra sendiri, saat ini perusahaannya tengah melakukan pengemasan khusus agar kualitas jagung premium tersebut dapat terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. “Saat ini kami juga sedang mengembangkan bibit yang dapat dikerjakan sendiri di Banyuwangi sehingga tidak perlu di import dari Amerika,”kata Candra.

Negeri Kopi Tanpa Perkebunan Kopi

Ketika anda ingin memesan kopi, anda tentunya akan mengingat espresso, macchiato, caffe latte ataupun frappeo. Semua istilah kopi tersebut yang cukup familiar bagi kita kecuali frappeo merupakan produk hasil olahan kopi yang dibuat di Italy.

Italy memang dikenal sebagai negara yang sangat ahli mengolah kopi walaupun negara tersebut tidak ditemui perkebunan kopi yang menghasilkan kopi untuk diolah. Italy disebut sebagai negara pertama di Eropa yang mengenal kopi yang diperoleh oleh dari Mesir. Para pedagang mengirim kopi melalui kota Venesia di Italy yang dimana saat ini dapat ditemui kedai kopi disetiap sudut kotanya.
Negeri Kopi Tanpa Perkebunan Kopi
Kafe atau kios yang menjual kopi pertama di Venesia dibuka pada tahun 1683 dan menjadi awal dari menjamurnya kafe-kafe di seluruh dunia. Orang Italy menciptakan teknik membuat kopi yang diberi nama espresso. Dari teknik tersebut, hasil olahan kopi menjadi berbagai macam seperti cappuccino, caffe latte dan sebagainya.

“Setelah Venesia, kopi menjamur hingga 20 wilayah di Italy dengan tiap wilayah memiliki varian sendiri baik dari kopi yang digunakan hingga cara pengolahan. Hal tersebut membuat rasa dari kopi semakin bervariasi,” kata Giuseppe Trovato yang merupakan Export Manager dari pembuat mesin kopi Zicaffe.

Jika berdasarkan sejarahnya, espresso identik dengan Venesia maka jika berkunjung ke Trentino, cobalah cappuccino Viennese yang disajikan bersama dengan campuran coklat dan kayu manis. Di Naples yang merupakan tempat lahirnya pizza juga terdapat varian kopi khusus yang dicampur dengna hazelnut cream.

Dari banyaknya varian kopi yang bisa dinikmati, ternyata semua kopi yang akan digunakan atau diolah di Italy bersumber impor dari Brasil, Vietnam dan tentunya Indonesia. “Negara-negara di Amerika Selatan merupakan negara yang menjadi penghasil kopi dengna kualitas yang bagus. Vietnam juga memiliki Robusta yang bagus begitu juga Indonesia yang, walaupun hanya sebatas pada robusta yang tumbuh di pulau Jawa,” kata Giuseppe.

“Sejujurnya, Italy tidak memiliki perkebunan kopi sama sekali. Jika ada yang mengatakan bahwa kopi Italy terbaik maka itu bohong jika yang dimaksud hasil perkebunan kopi karena Italy tidak ada perkebunan Kopi sama sekali. Beberapa negara identik dengan suatu hal bukan berarti itu berasal dari negara tersebut seperti Inggris yang terkenal dengan olahan teh tapi bahan bakunay berasal dari Sri Lanka dan India begitu juga dengan coklat di Swiss,” lanjut Giuseppe.

Walaupun begitu, Giuseppe mengatakan keunggulan Italy adalah memiliki kemampuan mengolah kopi dengan sangat baik. “Kami memiliki kemampuan untuk itu. Dan hal tersebut sudah diakui oleh semua pakar kopi di dunia,” tutuh Giuseppe.

Santap Wagyu Steak dan Shimofuri Steak Sepuasnya di Restoran Ini

Ingin menikmati BBQ bergaya Jepang sepuasnya? Di restoran ini terdapat berbagai daging pilihan yang lengkap dengan pendampingnya dan juga dapat dimakan sepuasnya.

BBQ memang menjadi pilihan enak saat kita berkumpul dengan teman ataupun keluarga. Karena itu semakin banyak juga restoran-restoran yang kini mengusung menu BBQ sebagai andalan mereka.

Bagi penyuka masakan seperti yakiniku atau disebut juga daging panggang khas Jepang yang tinggal di sekitar daerah Jakarta Selatan, ada tempat baru yang dapat jadi tujuan Anda. Kintan Buffet kini hadir di Gandaria City Mall mulai hari ini (15/09).

Kintan Buffet memang merupakan restoran Jepang berkonsep ala “All You Can Eat Japanese Barbeque”. Sehingga pengunjung dapat saja menikmati daging panggang sambil juga menyantap aneka makanan dan minuman yang banyak tersedia di Buffet Counter mereka.

Konsepnya memang sedikit berbeda dengan Kintan yang sudah lebih dulu muncul di Pacific Place Mall di Jakarta. Sebab di Kintan Pacific Place Mall hanya ada menu a la carte.

“Di sini pengunjung bisa menyantap BBQ dengan harga lumayan terjangkau dan pilihan daging yang sangat banyak. Selain daging, di Kintan Buffet juga aad menyediakan buffet serta drink counter. Para amu bisa menikmatinya makanan dan minuman sepuasnya,” kata Antony Andika Putra, selaku Operational Manager dari Kintan Indonesia, saat melakukan Soft Opening Kintan Buffet di Gandaria City Mall pada (14/09).

Awalnya memang Kintan Buffet berdiri di negara Kamboja pada awal tahun 2016. Kemudian gerai pertamanya di Indonesia telah dulu hadir pada Juli lalu di Emporium Pluit Mall. Disusul kemudian dengan gerai kedua mereka di Gandaria City Mall ini.

Bagi para pengunjung, Kintan Buffet saat ini menawarkan 4 pilihan menu daging. Terdapat Regular Buffet (dengan 10 item), Kintan Buffet (dengan 18 item), Premium Kintan Buffet (dengan 28 item) dan Special Wagyu Buffet (dengan 34 item).

Berbagai jenis daging bisa dicoba oleh para pengunjung dalam paket menu. Seperti misalnya daging ayam, daging domba, daging sapi US hingga daging sapi wagyu impor Australia.

Pilihan potongan daging sapinya juga bervariasi. Andalan mereka antara lain Yakishabu, Kintan Karubi, dan Nakaochi, Atsu Tongue, dan juga Shimofuri Steak, serta Wagyu Karubi dan Wagyu Steak.

Nantinya daging-daging tersebut juga sudah diberi bumbu sesuai pilihan sebelum dipanggang. Termasuk kategori bumbunya seperti Original, Spicy Miso, dan Teriyaki, dan Garlic, Tare, dan Double Pepper, serta Negi Shio, dan Cheese Curry.

“Bumbu ini pun disesuaikan dengan jenis dagingnya. Seperti diantaranya chicken atau lamb, ada yang memakai bumbu original atau pun tidak. Bumbu ini juga tidak akan dimarinasi. Setelah pesanan masuk, daging segar baru akan dikasih bumbu. Karena kami ingin memberi kualitas yang bagus dengan kondisi daging masih tetap segar,” tambah Antony.

Mengenai proses pemanggangan daging tersebut, Sahasi Hideki yang bertindak selaku Executive Chef Kintan, memberi tipsnya. “Daging tipis dapat dimasak 2-3 menit saja. Tetapi jika daging tebal seperti ayam ataupun steak sekitar 3-4 menit,” kata chef asal Jepang ini sembari memberi saran.

Sementara untuk saus cocolan untuk daging, terdapat pilihan seperti Kintan Original Sauce, dan Kintan Spicy Miso Sauce serta Kintan Garlic Sauce. Menurut Chef Sahasi, saus itu pun juga sudah disesuaikan rasanya dan sesuai dengan selera orang Indonesia.

Di Buffet Counter ini, juga tersedia aneka makanan mulai dari sup hingga piliha dessert. Diantaranya adalah Miso Soup, dan Chicken Karaage, Chawan Mushi, dan Yakisoba, dan Curry Fried Rice, serta Japchae hingga Kimchi. Ocha, dan minuman rasa leci, buah-buahan serta ice cream juga dapat dinikmati oleh pengunjung.

Para penggila seafood juga akan diberi pilihan makanan laut mentah di Buffet Counter untuk dipanggang di meja mereka. Tetapi khusus seafood hanya akan tersedia saat weekend dan pada malam hari pada saat weekday.

Jika tertarik mencoba makanan di Kintan Buffet, ada perbedaan harga settiap menu saat makan siang dan makan malamnya. Begitu juga harga bagi orang dewasanya, para senior dan anak-anak. Kisaran antara Rp 98.000 – 228.000 (untuk anak-anak), Rp 128.000 – 428.000 (untuk senior), Rp 158.000 – Rp 488.000 (untuk dewasa). Tiap pengunjung akan diberi batasan waktu menikmati santapan selama 90 menit saja.

Next Page »